Find Us On Social Media :

Supaya Kolesterol Terjaga dan Bisa Dinikmati, Ini Batasan Konsumsi Telur Puyuh dalam Satu Hari

Batasan harian mengonsumsi telur puyuh supaya bisa dinikmati dan sehat.

GridKids.id - Kids, pastinya sudah enggak asing lagi dengan telur puyuh.

Telur puyuh merupakan hasil telur dari burung puyuh yang memiliki ukuran yang sangat kecil.

Rasa dari telur puyuh lebih nikmat dan gurih sehingga cocok untuk dijadikan campuran dalam sup dan sate pada saat makan bubur.

Baca Juga: Bukan dengan Telur Ayam, Ini 5 Alasan Telur Asin Justru Terbuat dari Telur Bebek

Enggak hanya nikmat, kandungan gizi seperti protein dan kalori mirip dengan telur ayam biasa.

Meski mengandung beragam mineral dan vitamin, telur puyuh ternyata tinggi kolesterol.

Jangan khawatir, kamu masih bisa menikmati telur puyuh dengan nikmat dan sehat. Untuk itu harus mengetahui berapa batasan mengonsumsi telur puyuh setiap harinya.

Baca Juga: Belum Terlambat untuk Mulai Meletakkan Tanaman di Dalam Rumah, Ini Beragam Manfaatnya

Batasan mengonsumsi telur puyuh dalam sehari

Meski berukuran kecil dan sering kali dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, ternyata telur puyuh mengandung kolesterol yang tinggi.

Dikutip dari hellosehat.com, empat butir telur puyuh mengandung 350 miligram kolesterol.

Sedangkan dalam satu hari asupan kolesterol enggak boleh lebih dari 300 miligram.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini Manfaat Mengonsumsi Telur Rebus Sebelum Tidur yang Baik untuk Tubuh

Dengan membatasi makan telur puyuh enggak berlebihan untuk mencegah risiko penyakit jantung.

Disarankan untuk mengonsumsi makan telur puyuh hanya 1-2 butir per hari merupakan batasan mengonsumsi telur puyuh.

Untuk mengonsumsi telur puyuh dengan nikmat dan sehat bisa mengimbangi dengan mencampurkan sayuran ke dalam telur puyuh.

Selain berisiko menimbulkan penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya, berikut ini dampak terlalu makan telur puyuh.

1. Meningkatkan risiko hipoglikemia

Penyandang hipoglikemia dan diabetes enggak disarankan untuk mengandalkan asupan hariannya hanya dari makan telur puyuh.

Telur puyuh memiliki indeks glikemik yang rendah. Soalnya penyerapan glukosa dari telur puyuh menuju darah akan memakan waktu lebih lama.

Sehingga penyandang diabetes berisiko mengalami hipoglikemia.

2. Meningkatkan risiko tekanan darah rendah

Kandungan kalium dalam telur puyuh bermanfaat bagi penyandang darah tinggi. Namun, jika terlalu banyak dikonsumsi maka akan meningkatkan tekanan darah rendah.

3. Memicu alergi

Enggak menutup kemungkinan bahwa telur puyuh bisa memicu reaksi alergi pada beberapa orang.

Dengan mewaspadai gejala-gejala yang muncul pada tubuh setelah mengonsumsi telur puyuh.

Baca Juga: 2 Cara Mudah Membuat Telur Rebus Bulat Sempurna dan Bebas Retak

-----

Ayo kunjungiadjar.iddan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.