Find Us On Social Media :

Materi Sosiologi Kelas X SMA: 4 Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

Interaksi sosial disosiatif merupakan interaksi yang mengarah kepada pertentangan antara pihak yang terlibat.

GridKids.id - Apa saja bentuk-bentuk interaksi sosial disosiatif, Kids?

Pada artikel sebelumnya kita telah mempelajari tentang interaksi sosial asosiatif.

Berdasarkan pada materi Sosiologi kelas X SMA buku Kurikulum Merdeka, kali ini GridKids akan mencari tahu apa saja bentuk interaksi sosial disosiatif.

Interaksi sosial disosiatif merupakan interaksi yang mengarah kepada pertentangan antara pihak yang terlibat.

Nah, interaksi sosial disosiatif juga diartikan sebagai jenis interaksi sosial yang lebih mengarah kepada perpecahan antara individu dan kelompok.

Melansir dari kompas.com, jenis interaksi sosial ini mampu melemahkan solidaritas dan persatuan di antara individu maupun kelompok masyarakat.

Hal ini dikarenakan akibat dari interaksi sosial disosiatif adalah memicu perpecahan kehidupan manusia sehingga menyebabkan kehidupan masyarakat enggak harmonis.

Untuk mengatahui bentuk interaksi sosial disosiatif, yuk, simak informasi di bawah ini, ya.

Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

1. Kompetisi

Kompetisis merupakan bentuk interaksi sosial asosiatif ketika para pihak yang terlibat bersaing berebut sesuatu.

Baca Juga: Sosiologi Kelas X SMA: Pengertian Interaksi Sosial dan Faktor Pembentuknya

Nah, hal yang menjadi sumber perebutan masing-masing pihak sangat beragam,lo.

Mulai dari keuntungan, jabatan, status, hingga sumber daya.

2. Kontravensi

Pengertian kontravensi ialah bentuk disosiatif yang lebih tinggi dibanding persaingan, namun enggak sampai mengalami pertentangan.

Ragam bentuk kontraversi bisa berupa penyangkalan, penolakan, pengkhianatan, dan penghasutan.

3. Konflik

Konflik merupakan proses disosiatif saat pihak yang terlibat berusaha mencapai tujuannya dengan cara menantang atau menyerang lawan termasuk dengan kekerasan.

Nah, meski dekat dengan dampak negatif, konflik memiliki sisi positif berupa menguatnya solidaritas dalam kelompok karena adanya musuh bersama.

Tahukah kamu? Penyebab konflik, yaitu perbedaan nilai, kepentingan, kebudayaan, dan sebagainya.

4. Pertikaian

Baca Juga: Sosiologi Kelas X SMA: 4 Tipe Tindakan Sosial Menurut Max Weber

Pertikaian adalah salah satu bentuk interaksi sosial disosiatif yang diartikan sebagai perselisihan yang bersifat terbuka.

Melansir dari gramedia.com, pertikaian bisa muncul bila individu atau kelompok berusaha memenuhi kebutuhan atau tujuannya dengan jalan menentang pihak lain dengan cara ancaman atau kekerasan.

Diketahui bentuk interaksi sosial ini dianggap merugikan secara langsung nahkan bisa berdampak pada psikologis, lo.

Demikianlah informasi tentang bentuk proses interaksi sosial disosiatif ya, Kids.

Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan kompetisi?

Petunjuk: Cek di halaman 1.

-----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.