Find Us On Social Media :

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Kita Banyak Makan Gorengan?

Berbagai macam gorengan memilki lemak trans atau jenuh tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, nyatanya dapat menimbulkan

GridKids.id - Gorengan memang banyak disukai kalangan masyarakat. Makanan olahan tepung ini sangat menggiurkan karena memilki rasa yang manis, asin dan gurih.

Meski begitu jika kebanyakan makan gorengan penyebabnya adalah timbul masalah kesehatan kulit, termasuk jerawat.

Gorengan tergolongan makanan enggak sehat, karena tinggi dan lemak jahat. 

Mengonsumsi makanan yang digoreng berarti dapat menyebabkan kelebihan lemak, yang membuat kulit terlihat lebih kusam dan berkurang keelastisannya.

Gorengan dapat merusak nutrisi dan vitamin yang sangat penting bagi penampilan kulit dan kesehatan kita secara keseluruhan.

Berikut penjelasan dokter kenapa gorengan perlu dihindari atau dibatasi oleh penderita jerawat : 

Pakar bidang estetika dan antipenuaan dari Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia dr Cynthia Jayanto M. Biomed (AAM) menjelaskan, konsumsi gorengan secara tak langsung bisa jadi faktor penyebab jerawat.

Tahukah kamu? Ternyata seseorang yang terbiasa mengonsumsi gorengan dapat membuat kulit lebih rentan berjerawat.

Gorengan itu tinggi kalori yang membuat indeks glikemik naik. Efek indeks glikemik naik akan membuat peningkatan kelenjar minyak lebih banyak, sehingga memicu pertumbuhan jerawat,"

Penderita jerawat atau orang yang kulitnya rentan berjerawat dianjurkan pantang gorengan.

Bagi orang yang sudah memiliki jerawat atau komedo, makan gorengan bisa membuat kondisi jerawat lebih parah lantaran terjadinya inflamasi pada kulit.

Baca Juga: 5 Manfaat Air Dingin untuk Mengatasi Jerawat pada Wajah, Apa Saja?

Untuk mencegah munculnya jerawat, kamu perlu menjalani pola hidup sehat, ya, salah satunya dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti sayuran dan buah.

Selain itu, kamu juga perlu merawat kesehatan kulit dengan menggunakan perawatan kulit seperti sabun pembersih wajah dan tabir surya, rutin berolahraga minimal 3-5 kali seminggu, cukupi kebutuhan asupan cairan, tidur yang cukup dan teratur, serta kelola stres dengan baik.

Cara menghilangkan jerawat

Berikut ini adalah ragam cara menghilangkan jerawat secara alami yang dapat dicoba :

1. Madu dan kayu manis

Madu dan kayu manis adalah sumber antioksidan yang sangat baik.

Studi telah menemukan bahwa menerapkan antioksidan pada kulit lebih efektif dalam mengurangi jerawat daripada benzoil peroksida dan retinoid.

Antioksidan yang diteliti adalah vitamin B3, asam lemak linoleat (omega-6) dan natrium ascorbyl fosfat (SAP), yang merupakan turunan vitamin C.

Antioksidan spesifik ini tidak ditemukan dalam madu dan kayu manis, tetapi ada kemungkinan bahwa antioksidan lain yang terkandung di dalam dua bahan alami tersebut memiliki efek yang sama.

Baca Juga: Alami Jerawat Punggung? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Madu dan kayu manis juga memiliki sifat antibakteri dan dapat mengurangi peradangan, yang merupakan dua faktor yang memicu jerawat.

Meski madu dan kayu manis terbukti memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri yang bermanfaat bagi kulit berjerawat, tapi memang belum tersedia penelitian mengenai kemampuan dua bahan tersebut dalam mengobati jerawat.

2. Teh Hijau

Oleskan teh hijau Teh hijau mengandung antioksidan yang sangat tinggi, dan meminumnya dapat meningkatkan kesehatan.

Memang belum ada penelitian yang mengungkap manfaat dari minum teh hijau ketika timbul jerawat, tetapi menerapkannya langsung ke kulit telah terbukti bia membantu.

Hal ini terjadi kemungkinan karena flavonoid dan tanin dalam teh hijau.

Kandungan tersebut diketahui membantu melawan bakteri dan mengurangi peradangan, yang merupakan dua penyebab utama jerawat.

Antioksidan utama dalam teh hijau, yakni epigallocatechin-3-gallate (EGCG) telah terbukti bisa mengurangi produksi sebum, melawan peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes pada individu dengan kulit yang cenderung berjerawat.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa menerapkan ekstrak teh hijau 2-3 persen pada kulit secara signifikan bisa mengurangi produksi sebum dan jerawat pada mereka yang berjerawat.

3. Lidah Buaya

Oleskan lidah buaya Lidah buaya adalah tanaman tropis yang daunnya menghasilkan gel bening.

Baca Juga: Selain Mengatasi Jerawat pada Kulit, Ini Manfaat Mandi dengan Air Serai

Gel lidah buaya selama ini sering ditambahkan ke lotion, krim, salep dan sabun.

Krim ini biasanya digunakan untuk mengobati lecet, ruam, luka bakar dan kondisi kulit lainnya. Ketika diterapkan pada kulit, gel lidah buaya dapat membantu menyembuhkan luka, mengobati luka bakar dan melawan peradangan.

Lidah buaya juga mengandung asam salisilat dan sulfur, yang keduanya digunakan secara luas dalam pengobatan jerawat.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengoleskan asam salisilat ke kulit dapat secara signifikan mengurangi jerawat.

Begitu juga deng penerapan sulfur, telah terbukti dapat menjadi pengobatan jerawat yang efektif.

----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.