Find Us On Social Media :

6 Dinamika Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia Sejak 1945

Dinamika persatuan Indonesia dibutuhkan untuk NKRI.

Baca Juga: 7 Dampak Negatif Keragaman Identitas bagi Masyarakat dan Cara Mengatasinya

Pada periode ini, presiden Soekarno mencetuskan konsep demokrasi terpimpin, di mana demokrasi ini dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

5. Masa Orde Baru

Dinamika persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia selanjutnya adalah berakhirkan Orde Lama dan dimulainya Orde Baru pada 11 Maret 1966 sampai 21 Mei 1998.

Soeharto naik menggantikan Soekarno sebagai presiden negara Indonesia yang siap membangun kembali pemerintahan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Saat itu, Indonesia menerapkan sistem demokrasi terpimpin yang bertumpu pada pembangunan ekonomi dan stabilitas nasional.

Meski tetap menjalankan sistem presidensial, ada banyak penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945 selama masa Orde Baru.

6. Masa Reformasi

Dinamika persatuan dan kesatuan selanjutnya adalah berakhirnya masa Orde Baru dan mulainya masa reformasi yang dimulai pada 21 Mei 1998 sampai saat ini.

Memasuki masa reformasi, bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis.

Pada masa ini juga dilakukan amandemen UUD 1945 dilakukan untuk mengubah peran serta hubungan presiden dan DPR.

Selain itu, amandemen UUD 1945 juga mengubah struktur ketatanegaraan Indonesia, termasuk adanya penambahan dan penghapusan lembaga-lembaga negara.

Nah, itulah dinamika persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. 

(Penulis: Niken Bestari)

----

Kuis!

Bagaimana dinamika persatuan dan kesatuan yang terjadi pada masa masa demokrasi liberal?

Petunjuk: cek di halaman 1!

Lihat juga video ini, yuk!

-----

Untuk berlangganan, teman-teman bisa mengunjungi Gridstore.id.