Bapak Riza juga mengingatkan potensi lonjakan kasus varian Omicron diperkirakan akan terus terjadi sampai Maret 2022.
Dia meminta agar masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas.
Dengan begitu, penularan Covid-19 varian Omicron bisa diantisipasi.
"Sudah disampaikan Pak Luhut, Pak Jokowi, BNPB, Pak Gubernur, semua. Memang ada peningkatan sampai dengan pertengahan bahkan di Maret puncaknya. Karenanya untuk menanggulanginya adalah dengan tetap berdiam di rumah," ungkap Bapak Riza.
Dua pasien terpapar Omicron meninggal dunia
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan dua pasien yang terinfeksi varian Omicron meninggal dunia.
Kedua pasien yang meninggal memiliki komorbid atau penyakit penyerta.
“Satu kasus merupakan transmisi lokal meninggal di Rumah Sakit (RS) Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan pelaku perjalanan luar negeri, meninggal di RSPI Sulianto Saroso,” sebut Ibu Nadia dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/1/2022).
Baca Juga: Menurunkan Kolesterol Hingga Tekanan Darah, Ternyata Cukup dengan Mengonsumsi Jus Ini
(Penulis: Sania Mashabi)
-----
Ayo kunjungiadjar.iddan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.