Find Us On Social Media :

Meski Lezat, Makanan Manis Ternyata Bisa Sebabkan 7 Bahaya Kesehatan Ini

Bahaya Mengonsumsi Makanan Manis

GridKids.id - Kids, apa kamu suka mengonsumsi makanan manis?

Makanan manis seperti permen, es krim, dan cokelat memang sangat lezat dan nikmat. Bukan cuma untuk anak-anak saja, tapi juga orang dewasa.

Eits, tapi apa kamu tahu? Ternyata, terlalu sering mengonsumsi makanan manis ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, lo! 

Yup! Meski makanan manis juga kadang bisa membantu kita mengatasi bad mood atau suasana hati yang buruk, sayangnya terlalu banyak mengonsumsi makanan manis akan mendatangkan berbagai risiko kesehatan.

Melansir dari WebMD, inilah beberapa efek makanan manis pada kesehatan:

Baca Juga: Enggak Perlu Dipotong, Ini 7 Cara Mudah Hilangkan Permen Karet yang Menempel di Rambut

Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Manis

1. Membuat Gigi Berlubang

Kalau efek yang satu ini, kamu pasti sudah tahu.

Yup! Terlalu sering mengonsumsi makanan manis bisa merusak gigi, Kids. Akibatnya, gigi jadi berlubang.

Bakteri yang menyebabkan gigi berlubang suka memakan gula yang melekat di mulut setelah kita mengonsumsi makanan manis.

Kalau gigi sudah berlubang, kamu bisa merasakan sakit gigi yang hebat.

2. Nyeri Sendi

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis sudah terbukti memperburuk nyeri sendi.

Hal ini terjadi karena gula berlebihan di dalam tubuh bisa menyebabkan peradangan.

Penelitian juga menunjukkan kalau konsumsi gula bisa meningkatkan risiko terkena rheumatoid arthritis.

Ini adalah penyakit yang sering kita kenal dengan rematik.

Baca Juga: Hati-Hati! Sering Dikonsumsi Makanan Ini Justru Enggak Baik Untuk Otak

3. Penuaan Dini

Gula yang kita konsumsi akan menempel di aliran darah dan menciptakan molekul berbahaya yang disebut "AGEs".

Molekul-molekul ini sudah terbukti merusak kolagen dan elastin di kulit.

Padahal, kolagen dan elastin adalah serat protein yang membuat kulit kencang dan awet muda.

4. Obesitas

Penelitian menunjukkan kalau orang yang hobi mengonsumsi makanan manis cenderung punya berat badan berlebih, Kids.

Selain itu, mereka juga berisiko tinggi mengalami diabetes tipe 2.

Riset juga menemukan kalau orang yang meningkatkan asupan gula mengalami kenaikan berat badan sebesar satu kilogram cuma dalam waktu dua bulan.

Satu studi bahkan menemukan kalau orang yang meningkatkan asupan gula meningkat sekitar 1,7 pound dalam waktu kurang dari 2 bulan.

Jumlah gula yang berlebihan ini bisa merangsang sel-sel lemak yang menyebabkan pelepasan bahan kimia sehingga berat badan bertambah.

Baca Juga: 8 Gejala Ini Bisa Jadi Tanda Kalau Tubuhmu Kelebihan Gula, Ayo Cek Sekarang!

5. Memicu Kerusakan Hati

Gula berlebihan dalam tubuh bisa menyebabkan penumpukan lemak di hati.

Selain itu, terlalu banyak konsumsi gula juga bisa membuat hati jadi resisten terhadap hormon insulin, lo.

Padahal, hormon ini berguna untuk mengubah gula di dalam darah jadi energi.

Pada akhirnya, kita juga rentan terkena diabetes tipe 2. 

Batas Aman Mengonsumsi Gula

Melansir SehatQ, seseorang dikatakan terlalu banyak mengonsumsi gula kalau asupan gula hariannya sudah melebihi 150 kalori atau sekitar 9 sendok teh (36 gram).

Untuk mencegah konsumsi gula berlebihan, sebaiknya kita membaca jumlah nutrisi di kemasan makanan maupun minuman yang kita konsumsi.

Jumlah gula di kemasan makanan, umumnya dituliskan dalam satuan gram per penyajian.

Namun, perlu juga memperhatikan kalau satu kemasan tersebut diperuntukkan untuk satu kali penyajian atau lebih.

Sebagai contoh, kalau pada kemasan tertulis kandungan 5 gram gula per penyajian, padahal satu kemasan digunakan untuk 4 kali penyajian, maka kita bisa mengonsumsi gula sampai 20 gram per kemasan.

Baca Juga: Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Manis, Salah Satunya Sebabkan Kurang Gizi

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dunia satwa dan  komik yang kocak, langsung saja berlangganan majalah Bobo, Mombi SD, NG Kids  dan Album Donal Bebek. Tinggal klik di www.gridstore.id.