Find Us On Social Media :

Mengenal 4 Unsur Puisi dan Unsur Pembangun dalam Puisi

Dalam puisi terdapat unsur-unsur seperti, majas, konotasi, hingga imajinasi.

GridKids.id - Puisi adalah salah satu jenis karya sastra yang ada dalam bahasa Indonesia dan masih populer hingga saat ini.

Puisi sendiri, dalam KBBI diartikan sebagai ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, mantra, rima, larik, dan baitnya.

Umumnya, puisi berisikan ungkapan penulis tentang emosi, pengalaman dan kesan yang ditulis dengan bahasa yang berirama.

Agar kamu lebih memahaminya, simak unsur-unsur puisi dan memilah unsur pembangun puisi berikut ini!

Unsur-Unsur Puisi

1. Majas dan irama

Majas (figurative language) adalah bahasa kias yang dipergunakan untuk menciptakan kesan tertentu bagi penyimak atau pembacanya.

Sedangkan irama (musikalitas) yaitu alunan bunyi yang teratur dan berulang-ulang yang berfungsi untuk memberikan jiwa pada kata-kata pada sebuah puisi, yang pada akhirnya dapat membangkitkan emosi tertentu.

Irama puisi harus diekspresikan dengan lembut sebagai perwujudan dari rasa kagum dan simpati.

2. Penggunaan kata-kata konotasi

Kata konotasi merupakan kata yang bermakna tak sebenarnya. Kata itu telah mengalami penambahan-penambahan, bait itu berdasarkan pengalaman, kesan, maupun imajinasi, dan perasaan penyair.

Baca Juga: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Unsur dari Antologi Puisi