Jika air tersebut memiliki rasa, berarti ada zat tertentu yang terkandung di dalamnya, seperti air yang mengandung garam.
Itulah mengapa air laut bukan air yang memenuhi syarat. Tubuh akan bekerja lebih keras untuk menyaring garam dan mineral lain.
Kalau kita mengonsumsi air laut, maka dampaknya adalah tubuh menjadi lebih cepat haus karena ginjal butuh lebih banyak air.
2. Tak berbau
Bau atau aroma yang keluar dari air nantinya akan menunjukkan kandungan apa yang mencemarinya.
Misalnya, air yang tercemar limbah rumah tangga umumnya akan berbau busuk atau berbau belerang.
Ada juga air yang berbau seperti obat, menandakan air sudah tercemar limbah kimia, misalnya pestisida dan disinfektan.
3. Tak mengandung logam berat
Air yang layak digunakan sebagai air minum dan untuk memasak juga haruslah tak mengandung logam berat.
Logam berat yang dimaksud di sini seperti seng, tembaga, hingga timbal yang terkandung dalam air.
Baca Juga: Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab Terhadap Ketersediaan Air Bersih
Adanya berbagai logam berat di dalam air akan menyebabkan kerusakan pada tubuh, seperti hati, ginjal, hingga sistem saraf.
4. Tak berwarna
Selain tidak berbau, air yang tak berwarna juga menjadi syarat air layak atau bisa digunakan untuk minum dan memasak.
Air yang berwarna dianggap sebagai air yang sudah tercemar karena artinya air sudah mengandung zat yang menimbulkan warna.
Kalau air berwarna pekat, maka jangan mengonsumsinya. Sebab, bisa saja air mengandung zat berbahaya bagi tubuh.
Nah, itulah kegunaan air dan syarat-syarat air yang layak dikonsumsi manusia, seperti minum dan memasak.
Pertanyaan: Air bersih bisa didapatkan dari mana saja? |
Petunjuk: Cek di halaman 1 |
-----
Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.