Find Us On Social Media :

Bagaimana Proses Terbentuknya Awan Kumulonimbus? #AkuBacaAkuTahu

Pembahasan mengenai proses pembentukan awan kumulonimbus.

Lalu bagaimana pembetukan awan kumulonimbus?

Hal ini berawal dari air yang berada di atas dan saling bergesekan, maka di jantung awan kumulonimbus akan muncul kilatan.

Muatan statis yang terbentuk itu menciptakan petir, yang bisa membahayakan penerbangan.

Namun agar bisa terbentuk, awan tersebut memerlukan suhu yang hangat dan lembab.

Dilansir dari Kompas.com, dalam beberapa kasus, thunderhead dengan energi yang cukup besar bisa membuat angin kencang, banjir, dan badai petir.

Meski kumulonimbus menghasilkan hujan dengan intensitas besar, tapi terjadinya fenomena ini cuma 20 menit.

Hal ini karena awan membutuhkan energi yang banyak untuk membentuk dan mengeluarkan kembali kumulonimbus.

Baca Juga: Penjelasan tentang Proses, Jenis, dan Dampak Lingkungan yang Ditimbulkan Awan Panas

Namun, enggak semua awan kumulonimbus menimbulkan hujan.

Misalnya di Amerika dan negara sekitarnya, awan ini lebih banyak mengakibatkan kebakaran hutan karena tanahnya lebih kering.

Kumulonimbus ini terbentuk di bagian bawah troposfer yakni lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan Bumi.

Karena penguapan, maka wilayah ini menghasilkan udara hangat yang memungkinkan terciptanya awan cumulus dan awan kumulonimbus.