Find Us On Social Media :

Demam dan Sakit Kepala Setelah Vaksin Booster AstraZeneca? Begini Cara Mengatasinya

(ilustrasi) Vaksin AstraZeneca merupakan salah satu vaksin COVID-19 yang digunakan untuk vaksin booster.

GridKids.id - Apakah kamu mengalami demam dan sakit kepala setelah vaksin booster AstraZeneca?

Demam dan sakit kepala setelah vaksin booster umum dialami sebagian orang, Kids.

Ini dikarenakan perbedaan kopndisi tubuh sehingga muncul beberapa efek samping setelah vaksin booster.

Umumnya vaksin booster menggunakan AstraZeneca dan Pfizer.

Menurut hasil studi laboratorium Universitas Oxford dalam Kompas.com, vaksin booster AstraZeneca efektif melawan COVID-19 varian Omicron.

Vaksin COVID-19 AstraZeneca ialah vaksin yang dikembangkan oleh Oxford University bekerja sama dengan AstraZeneca, perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional.

Di samping itu, vaksin AstraZeneca memperoleh izin penggunaan darurat atau Emercegency Use Authorization (EUA) dari BPOM pada 22 Februari 2021.

Pemberian vaksin ini menunjukkan adanya kemampuan baik dalam memicu pembentukan antibodi.

Vaksin booster AstraZeneca dapat diberikan setengah dosis dengan minimal setelah 6 bulan vaksinasi lengkap dan khusus untuk usia 18 tahun ke atas.

Baca Juga: Sebelum Menerima Vaksin Booster Persiapkan 5 Hal Ini, Apa Saja?

Efek samping vaksin booster AstraZeneca, antara lain: