Find Us On Social Media :

Terus Menunjukkan Peningkatan Kasus, Seperti Apa Prediksi Kemenkes tentang Varian Omicron di Indonesia?

Ilustrasi masyarakat yang tetap beraktivitas di tengah pandemi yang belum juga selesai.

GridKids.id - Perkembangan terbaru kasus COVID-19 di Indonesia pada senin (14/2/2022) tercatat ada penambahan 36.501 kasus baru.

Jumlah tersebut menurun dari kasus harian sehari sebelumnya pada minggu (13/2/2022) yang mencatat 44.526 pasien kasus positif baru.

Peningkatan kasus positif COVID-19 di Indonesia disinggung oleh Bapak Presiden Joko Widodo sudah mendekati puncak kasus varian Delta yang terjadi pada pertengahan bulan juli tahun lalu.

Masyarakat dihimbau tetap tenang dan enggak lengah, tetap melaksanakan protokol kesehatan sebagai tindakan pencegahan penularan virus COVID-19.

Selain menerapkan prokes ketat, masyarakat juga didorong untuk mendapatkan vaksinasi booster bagi yang memenuhi syarat dan ketersediaan vaksin di fasilitas kesehatan terdekat.

Prediksi Kemenkes tentang persebaran varian Omicron di Indonesia

Dilansir dari Kompas.com, Ibu Siti Nadia Tarmizi selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kemenkes, sudah memprediksi bahwa puncak kasus COVID-19 varian Omicron akan terjadi pada awal Maret 2022 dengan kurva yang jauh lebih tinggi dari varian Delta sebelumnya.

Ibu Siti juga mengungkapkan bahwa prediksi puncak kasus varian Omicron ini mungkin akan 3-6 kali lipat lebih tinggi dari yang terjadi ketika Delta mencapai puncaknya pertengahan tahun lalu.

Beliau juga menambahkan bahwa ketersediaan tempat tidur di rumah sakit masih terkendali meski kasus positif terus menunjukkan peningkatan dari hari ke hari.

Baca Juga: Long COVID pada Varian Omicron Belum Dapat Dipastikan, Begini Penjelasan dan Faktor Penyebabnya

Hal ini disebabkan juga karena pasien positif COVID-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala diperbolehkan karantina mandiri di rumah atau fasilitas kesehatan yang disediakan.