Find Us On Social Media :

Tidak Gugup, Ini Cara Meningkatkan Kemampuan Public Speaking di Depan Umum

Ini cara meningkatkan kemampuan public speaking agar enggak gugup dan pesan yang disampaikan dapat diterima.

GridKids.id - Kemampuan public speaking atau berbicara di depan umum merupakan yang perlu dilatih sejak dini, Kids.

Ini karena kemampuan public speaking akan berguna untuk presentasi di depan kelas atau tempat kerja.

Namun, enggak semua memiliki kemampuan public speaking yang baik sehingga lebih banyak gugup ketika berbicara di depan umum.

Baca Juga: Tips dan Trik Menjadi Pendongeng Ala Kelas Mendongeng dan Public Speaking Bobo Creative Week

Gugup ketika berbicara di depan umum membuat pesan yang ingin disampaikan enggak diterima dengan baik.

Oleh sebab itu, penting meningkatkan kemampuan public speaking agar pesan yang ingin disampaikan kepada publik diterima.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan public speaking agar enggak gugup dan selalu percaya diri, apa saja? Yuk, kita bahas.

1. Mengendalikan suara

Meningkatkan kemampuan public speaking penting memperhatikan suara atau alat yang digunakan ketika berbicara di depan umum, Kids

Kamu perlu meningkatkan suara ketika berbicara di depan umum dengan cara teknik pernapasan menggunakan diafragma.

Pernapasan diafragma merupakan sistem pernapasan yang mengandalkan perut dan sering digunakan penyanyi. 

Ini dimaksudkan agar suara lebih lantang ketika berbicara di depan umum.

Baca Juga: Suka Mendongeng tapi Masih Malu? Yuk, Ikut Kelas Mendongeng dan Public Speaking di Bobo Creative Week!

2. Bernapas menggunakan diafragma

Sebelum melakukan public speaking atau pidato di depan banyak orang, kamu bisa meletakkan satu tangan pada bagian perut.

Setelah itu bernapas dan rasakan kembung kemih yang bergerak ketika menarik napas.

Lakukan hal tersebut dengan hitungan 10 detik ketika menarik napas ke dalam.

Setelah itu, hembuskan napas dengan hitungan 10 detik, Kids.

3. Berbicara dengan pelan dan tenang

Ketika pesan ingin tersampaikan dengan baik kamu bisa berbicara dengan pelan agar audiens memahami maksud pembicara, Kids.

Namun, berbicara jangan terlalu lama atau sangat pelan karena bisa memicu audiens tertidur hingga bosan. 

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa memberi jeda beberapa detik diantara ide-ide yang ingin disampaikan.

Selain itu hindari kata-kata enggak penting seperti "ah", "um", "kamu tahu", atau "suka".

Gunakan diksi lain agar audiens lebih tertarik dengan materi yang disampaikan.

Baca Juga: Belum Banyak Diketahui, Ini 5 Manfaat Sering Berbicara Sendiri untuk Kesehatan Mental

4. Hubungan dengan audiens

Melakukan public speaking di depan banyak orang penting membuat audiens memperhatikan pembicara.

Oleh sebab itu, penting mengendalikan audiens sebelum naik panggung dengan cara mengenali siapa saja yang hadir.

Sebagai pembicara hanya memiliki waktu 60 detik untuk mencuri perhatian audiens agar memperhatikan dengan baik, Kids.

Untuk hal ini kamu bisa bertanya dengan sesuatu kepada dengan audiens atau hal lainnya.

----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.