Find Us On Social Media :

Aesan Paksangkong, Pakaian Adat Sumatera Selatan yang Penuh Filosofi

Jembatan Ampera yang membelah sungai Musi, Ikon kota Palembang, Sumatera Selatan.

Filosofi Pakaian Adat Aesan Paksangkong

Aesan berasal dari bahasa Palembang yang berarti hiasan. Sedangkan, Paksangkong berasal dari dua kata yaitu pak dan sangkong. Pak artinya delapan dan Sangkong yang berarti dewa.

Pakaian adat Aesan Paksangkong memang terlihat sangat mewah, dengan dominan warna merah dan emas.

Pakaian laki-laki terdiri dari beberapa bagian, yaitu dari bagian atas, tengah, hingga bawah. Sama halnya dengan pakaian yang dikenalkan oleh mempelai perempuan.

Selanjutnya akan dibahas secara mendetail tentang pakaian adat masing-masing mempelai pengantin dari Sumatera Selatan. Yuk, langsung simak ulasan lebih lanjutnya di bawah ini.

Baca Juga: Jenis Pakaian Adat Riau dan Keunikannya, Tradisional Namun Elegan

Pakaian Mempelai Laki-Laki

Pakaian mempelai laki-laki terbagi menjadi beberapa bagian, dari kepala hingga bagian bawah, yaitu: