Ada beberapa hal yang membuat para ahli mengkhawatirkan varian baru ini.
Sejumlah ilmuwan dari Center of Epidemic Response and Innovation (CERI) Afrika Selatan merasa khawatir dengan keberadaan varian baru ini.
Diduga, varian ini menyebabkan kenaikan kasus COVID-19 di Gauteng Afrika Selatan.
Baca Juga: Berbeda dengan COVID-19 Varian Delta, Inilah Gejala Awal Varian Omicron yang Perlu Diketahui
Direktur CERI Prof Tulio de Oliveria PhD juga mengatakan, genom dari varian baru Omicron mengandung konstelasi mutasi yang sangat enggak biasa.
Mutasi-mutasi inilah yang dikhawatirkan akan membantu virus untuk menghindari sistem kekebalan atau meningkatkan penularannya.
Oleh karena itu, sekarang sejumlah negara mulai kembali memperketat perbatasan dan kebijakan.
-----
Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.
Source | : | Kompas.com |
Penulis | : | Danastri Putri |
Editor | : | Danastri Putri |
Komentar