Find Us On Social Media :

Seperti Apa Bentuk Makanan Pertama yang Dimakan di Ruang Angkasa?

Astronaut yang menjelajah ruang angkasa juga tetap makan seperti kita di Bumi. Apa makanan pertama yang dimakan di sana?

GridKids.id - Perjalanan manusia menjelajah ruang angkasa begitu bersejarah pada masanya.

Yap, meski kini enggak bisa dilakukan dengan mudah karena berbagai alasan, misi ke

Bulan dulunya begitu ikonik karena teknologi begitu canggih sampai bisa membawa manusia keluar dari planet rumahnya.

Orang pertama yang berhasil mencapai ruang angkasa adalah kosmonot Yuri Gagarin dari Uni Soviet.

Selama misinya, Yuri Gagarin berhasil menyelesaikan satu kali orbit Bumi dalam durasi 108 menit, atau sekitar 1 jam 48 menit, Kids.

Selama menjalankan misinya, tentu tim yang bertanggung jawab mendukung keberhasilan misi ini harus memikirkan berbagai faktor penunjang kehidupan kosmonot yang bertugas.

Salah satu faktor yang perlu dipastikan adalah bekal makanan untuk bertahan hidup.

Tahukah kamu seperti apa bekal makanan untuk para kosmonot penjelajah ruang angkasa itu?

Yuk, simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini, Kids.

Pasta, Makanan Pertama di Ruang Angkasa

Dilansir dari kompas.com, mengutip dari IFL Science, kapsul luar angkasa Vostok 1 milik Yuri Gagarin berisi perbekalan untuk perjalanan 13 hari.

Baca Juga: Seberapa Jauh Manusia Telah Menjelajah Ruang Angkasa yang Luas?

Bekal sebanyak itu adalah bentuk berjaga-jaga kalau perjalanan pulang kembali ke Bumi tertunda karena faktor yang enggak bisa diperkirakan.

Pada masa itu, ilmuwan belum tahu bagaimana cara kerja mengunyah atau menelan yang biasa kita lakukan dengan mudah di Bumi ketika dilakukan di ruang angkasa.

Bekal yang disiapkan salah satunya adalah makanan yang dibuat menjadi pasta dan dikemas dalam tabung logam mirip pasta gigi.

Jadi, singkirkan bayanganmu kalau makanan yang dimakan di ruang angkasa bentuknya terpisah atau seperti makanan utama dan lauk pauk, ya, Kids.

Makanan yang dikonsumsi di ruang angkasa harus mudah dimakan dan pastinya enggak mudah tercerai berai karena gravitasi yang berbeda dari yang ada di Bumi.

Ada dua jenis makanan yang dipersiapkan untuk kosmonot Yuri Gagarin yaitu bubur daging sapi dan hati.

Bubur itu tersedia dalam dua tabung terpisah, dengan satu tabung lagi berisi saus cokelat sebagai hidangan pencuci mulut setelah makanan sebelumnya.

Dengan percobaan makanan dalam bentuk pasta di misi awal Yuri Gagarin itu ilmuwan tahu kalau enggak ada masalah mengunyah atau menelan selama manusia ada di ruang angkasa.

Namun, ada perubahan pada indera perasa ketika makin lama seorang astronaut ada di ruang angkasa yang nol gravitasi.

Terjadi pergeseran cairan tubuh ke kepala dan hal ini disebut bisa menyebabkan penciuman dalam mendeteksi makanan jadi berkurang atau berubah lemah.

Kalau diibaratkan sama seperti ketika kita makan saat hidung kita pilek, Kids.

Baca Juga: 8 Jenis Space Food, Makanan Khusus Para Astronaut dalam Misi Ruang Angkasa

Tak hanya pasta, kini astronaut bisa makan dan minum berbagai jenis makanan seperti pizza, kue, hingga kopi espresso. Keren ya?

Pertanyaan:
Dari mana asal Yuri Gagarin?
Petunjuk, cek lagi halaman 1. 

 ----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.