Find Us On Social Media :

Apakah Kurang Quality Time dengan Orangtua Bisa Memengaruhi Perkembangan Anak?

Contoh quality time anak dan orangtua.

GridKids.id - Apakah Kids sering melakukan quality time atau waktu berkualitas bersama orangtua?

Quality time merupakan waktu berkualitas yang digunakan untuk menghabiskan bersama orang terdekat atau orang tersayang.

Misalnya kita melakukan quality time bersama orangtua. Seperti, pergi berlibur, masak bersama, menonton dan lainnya. 

Namun, tak semua anak beruntung melakukan quality time bersama orangtua.

Ada berbagai macam alasan anak enggak mendapatkan quality time. 

Lantas, apakah anak yang enggak mendapatkan qualitime akan memengaruhi tumbuh kembang anak?

Melansir Kompas.com, anak yang enggak mendapatkan quality time bersama orangtua akan lebih sulit mencapai tugas perkembangan usianya dan sulit menjalin hubungan dengan orang lain.

"Kalau dari kecil merasa kelekatan kurang, dia akan sulit menjalin hubungan dengan orang lain." "Seperti apa aku harusnya berinteraksi, bagaimana mengutarakan keinginan, itu memengaruhi tugas perkembangan lainnya," kata Orissa Anggita Rinjani M.Ps, psikolog pendidikan dari ruang konseling Rumah Dandelion.

Lanjutnya, dalam piramida kebutuhan, anak yang kebutuhandasarnya sudah terpenuhi juga perlu memiliki rasa aman dan rasa dicintai agar rasa percaya berdiri anak bisa berkembang.

Namun, jika kebutuhan dasarnya tak terpenuhi, perkembangan lainnya anak pun akan berdampak.

Misalnya pada perkembangan sosial, kognitif, kesehatan mental, dan pencapaian akademisnya berdampak.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Kegiatan Produktif di Hari Minggu, dari Bersih-Bersih Rumah hingga Refreshing