GridKids.id - Ketika seseorang sedang mengalami demam, ketika sedang beristirahat seseorang biasanya mengigau.
Mengigau atau dikenal juga dengan istilah somniloquy atau gangguan tidur yang ditandai dengan berbicara ketika seseorang sudah terlelap tidur.
Orang yang mengigau dalam tidurnya biasanya enggak sadar dan ingat dengan apa yang diucapkan ketika sudah terbangun dari tidurnya.
Ketika seseorang sedang mengigau biasanya yang terjadi seperti sebuah dialog atau monolog yang rumit, bisa terdengar seperti gumaman dan celotehan.
Banyak orang yang sering menganggap bahwa mengingau disebabkan oleh mimpi buruk ketika sedang tidur.
Proses mengigau terjadi ketika seseorang sudah ada dalam fase deep sleep (tidur dalam).
Demam karena sakit adalah salah satu faktor risiko terjadinya sleep talking atau mengigau.
Enggak hanya sakit secara fisik, kondisi demam dan mengigau bisa berpengaruh pada gangguan suasana hati seperti stres hingga depresi.
Ada beberapa orang yang punya faktor genetik atau faktor bawaan yang memicu kondisi mengigau ini.
Orang yang sedang demam sangat mungkin sering bermimpi dan dikenal dengan istilah fever dream.
Lalu, apa yang membuat seseorang mengigau ketika sakit dan demam?
Baca Juga: Selain Faktor Genetika, Ini 6 Penyebab Seseorang Mengigau dalam Tidur #AkuBacaAkuTahu
Demam dan Hubungannya dengan Mengigau
Tahukah kamu bahwa mimpi bisa lebih sering muncul ketika suhu badan meningkat daripada normalnya?
Mengigau bisa menjadi tanda terhadap respons tubuh dalam melawan infeksi atau peradangan dalam tubuh.
Sebuah publikasi ilmiah, sebagian besar 94% orang yang sakit menggambarkan mimpinya sebagai pengalaman yang menyedihkan atau negatif, menakutkan, aneh, dan mengganggu keseimbangan emosional.
Hal inilah yang membuat seseorang yang sedang tidur dalam keadaan sakit akan mengigau.
Meski hingga saat ini belum bisa dipastikan secara akurat, mimpi buruk dianggap sebagai salah satu pemicu utama seseorang bisa mengigau ketika sedang sakit.
Umumnya mengigau adalah kondisi yang normal dan umum terjadi, tiap orang setidaknya pernah sekali dalam seumur hidup.
Dilansir dari laman gooddoctor.co.id, sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional AS, enggak kurang dari 66% orang pernah mengigau dalam tidur.
Fenomena mengigau lebih sering terjadi pada anak-anak ketimbang pada orang - orang yang sudah dewasa.
Fenomena mengigau terbagi menjadi beberapa tahapan, dari fase awal ketika ucapan seseorang masih terdengar jelas, sampai fase deep sleep ketika ucapannya mulai sulit dipahami.
----
Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.