Find Us On Social Media :

5 Ciri-Ciri Kata Konotasi dan Denotasi serta Contoh Kalimatnya

Kata konotasi dan denotasi merupakan jenis kata yang bisa ditemukan dalam berbagai teks.

GridKids.id - Kids, apa yang kamu ketahui tentang ciri-ciri kata konotasi dan denotasi?

Kata konotasi dan denotasi sering muncul dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, ya.

Kata konotasi dan denotasi merupakan jenis kata yang bisa ditemukan dalam berbagai teks.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konotasi adalah tautan pikiran yang menimbulkan nilai rasa pada seseorang saat berhadapan dengan sebuah kata.

Sementara denotasi ialah makna kata atau kelompok kata yang didasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa atau yang didasarkan atas konvensi tertentu dan bersifat objektif.

Bersumber dari kompas.com, kata konotasi memiliki makna kias, sedangkan kata yang memiliki arti sebenarnya dan apa adanya seperti yang digunakan dalam keseharian disebut kata denotasi.

Perbedaan kata konotasi dan denotasi terletak pada maknanya, Kids.

Diketahui kata konotasi memiliki makna yang bukan sebenarnya atau kiasan, sedangkan kata denotasi bermakna sebenarnya.

Yuk, kita cari tahu sama-sama apa saja ciri-ciri kata konotasi dan denotasi, ya!

Ciri-Ciri Kata Konotasi dan Denotasi

- Kata konotasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut ini, antara lain:

Baca Juga: Kata Konotasi dan Denotasi dalam Karya Fiksi: Pengertian dan Perbedaannya

1. Makna konotasi bisa berubah dari waktu ke waktu.

2. Makna konotasi terjadi jika kata tersebut memiliki nilai rasa.

3. Makna konotasi bisa berbeda dari kelompok masyarakat satu dengan yang lainnya.

4. Makna tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual.

5. Makna bukan sebenarnya.

- Ciri-ciri kata denotasi ialah:

1. Makna kata sesuai dengan hasil observasi.

2. Makna menunjukkan langsung pada makna acuan dasarnya.

3. Makna kata sesuai apa adanya.

4. Makna yang bersifat wajar dan eksplisit.

Baca Juga: Kata Konotasi: Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Contoh Kalimatnya

5. Makna yang merujuk pada apa yang diyakini akal sehat.

Lalu, apa saja contoh kalimat yang menggunakan kata konotasi dan denotasi?

Contoh Kalimat dengan Kata Konotasi

1. Ian adalah anak emas dalam keluarganya. (anak emas bermakna anak yang paling disayang)

2. Lilo dikenal sebagai anak yang ringan tangan dan baik hati. (ringan tangan bermakna rajin atau suka menolong)

3. Banyak pahlawan yang telah gugur dalam medan pertempuran. (gugur bermakna meninggal dunia)

4. Kimi angkat kaki dari indekosnya. (angkat kaki bermakna pindah atau keluar)

5. Rengganis adalah keturunan darah biru. (darah biru memiliki arti keturunan bangsawan/terhormat)

Contoh Kalimat dengan Kata Denotasi

1. Tulang rusuk berfungsi untuk melindungi organ-organ penting yang terdapat di dalam rongga dada. (tulang rusuk adalah salah satu jenis tulang)

2. Onil memiliki dua ekor kambing jantan. (kambing jantan adalah jenis kambing)

Baca Juga: 5 Contoh Kalimat Perubahan Makna Kata Generalisasi serta Artinya

3. Meski sudah besar, Dino suka menggigit jari. (menggigit jari adalah memasukkan jari ke mulut dan gigi)

4. Suasana hari ini terasa sangat panas. (panas berarti keadaan pada suhu tinggi).

5. Beras yang dibeli bibi banyak kutunya. (kutu bermakna serangga parasit yang berukuran kecil dan pipih)

Nah, itulah informasi tentang ciri-ciri kata konotasi dan denotasi serta contohnya.

-----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.