Find Us On Social Media :

PPKn Kelas X SMA: Apa Makna Filosofis dari Paham Kebangsaan dan Nasionalisme Terhadap Bangsa?

Paham kebangsaan merupakan suatu pandangan, perasaan, wawasan, sikap, dan perilaku suatu bangsa.

GridKids.id - Kids, apa makna filosofis dari paham kebangsaan dan nasionalisme terhadap bangsa?

Pada buku Kurikulum Merdeka materi PPKn kelas X SMA terdapat pertanyaan seperti di atas, yaitu berkaitan dengan paham kebangsaan dan nasionalisme terhadap bangsa.

Kali ini GridKids akan menjawab pertanyaan makna filosofis dari paham kebangsaan dan nasionalisme terhadap bangsa yang bisa kamu jadikan referensi jawaban, ya.

Melansir dari laman kemdikbud.go.id, prinsip utama NKRI adalah kebangsaan.

Kebangsaan diartikan sebagai bentuk kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara.

Nah, sementara paham kebangsaan merupakan suatu pandangan, perasaan, wawasan, sikap, dan perilaku suatu bangsa.

Hal ini dikarenakan adanya persamaan sejarah, nasib, dan sepenanggungan untuk hidup bersama-sama secara merdeka dan mandiri.

Menurut KBBI, nasionalisme adalah paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara sendiri.

Tahukah kamu? Semangat kebangsaan juga disebut sebagai nasionalisme dan patriotisme, lo.

Tak hanya itu, nasionalisme merupakan suatu paham yang menganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi harus diserahkan kepada negara kebangsaan.

Untuk mengetahui makna filosofis dari paham kebangsaan dan nasionalisme terhadap bangsa, simak informasi di bawah ini.

Baca Juga: PPKn Kelas X SMA: Peran Indonesia Sebagai Negara Kesatuan dalam Pergaulan Antarbangsa dan Negara di Dunia

Makna Filosofis dari Paham Kebangsaan dan Nasionalisme Terhadap Bangsa

Para pendiri bangsa (the founding fathers) membangun tegak berdirinya Indonesia.

Nah, salah satunya adalah paham kebangsaan dan nasionalisme dalam rapat atau sidang-sidang sebelum Indonesia merdeka.

Hal ini terlihat dalam sidang BPUPKI 29 Mei-1 Juni 1945 terjadi diskusi atau tukar pikiran mengenai apa yang dimaksud dengan bangsa dan kebangsaan.

Perbedaan pendapat di antara tokoh-tokoh bangsa dalam sidang BPUPK tentang makna kebangsaan terlihat dalam pidato Soekarno, 1 Juni 1945.

Melansir dari buku Kurikulum Merdeka materi PPKn kelas X SMA, pendapat Soekarno menjadi titik tolak dalam merumuskan konsep kebangsaan dalam konteks Indonesia.

Pada sidang tersebut, Soekarno menjelaskan bahwa bangsa dan kebangsaan enggak berdasarkan satu daerah saja.

Melainkan mencakup semua pulau dan etnis dalam teritorial Indonesia, Kids.

Diketahui hal ini menjadi landasan pentingnya persatuan Indonesia, mencintai dan ikut serta menjaga keutuhan NKRI.

Berdasarkan hal tersebut, pemahaman yang substansial terhadap makna kebangsaan, mengantarkan pada sikap nasionalisme yang menghendaki rasa ingin bersatu, persatuan perangai dan nasib.

Baca Juga: PPKn Kelas X SMA: Sikap Menjaga Keutuhan NKRI yang Telah Dilakukan oleh Orang/Kelompok Sebelumnya

Sementara dalam pemahaman yang lebih luas, nasionalisme adalah suatu sikap politik dari masyarakat dan bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, wilayah, serta kesamaan cita-cita, dan tujuan.

Maka dari itu makna filosofis dari paham kebangsaan dan nasionalisme terhadap bangsa ialah kesetiaan tertinggi atau loyalitas setiap individu dari sebuah bangsa harus diserahkan kepada bangsa dan negara tersebut, ya.

Sikap paham kebangsaan dan nasionalisme juga bisa ditanamkan sejak dini, Kids.

Itulah referensi jawaban dari pertanyaan apa makna filosofis dari paham kebangsaan dan nasionalisme terhadap bangsa.

Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan paham kebangsaan?

Petunjuk: Cek di halaman 1.

-----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.