Find Us On Social Media :

3 Fungsi Kerongkongan dalam Sistem Pencernaan pada Tubuh Manusia

Kerongkongan adalah salah satu saluran yang ada di leher, menghubungkan mulut dan lambung.

GridKids.id - Kerongkongan adalah salah satu bagian tubuh yang berfungsi sebagai jalannya sistem pencernaan dalam tubuh manusia.

Kerongkongan atau esofagus berkaitan erat dengan proses pencernaan karena menghubungkan mulut dengan lambung.

Kerongkongan berbentuk tabung otot berukuran antara 23-25 cm yang memanjang dari bagian tenggorokan hingga mencapai lambung.

Secara umum, fungsi kerongkongan adalah tempat mendorong makanan dan cairan menuju ke perut atau lambung.

Ini bisa terjadi karena ada gerakan otot kerongkongan yang menciptakan gerakan peristaltik sehingga bisa membuat makanan terdorong masuk hingga mencapai lambung.

Pada kerongkongan manusia terdapat katup otot mirip cincin yang disebut dengan sfingter yang bisa membuka dan menutup.

Kedua katup sfingter ini disebut dengan upper esophageal sphincter (UES) dan lower esophageal sphincter (LES).

UES yang terletak di bagian atas kerongkongan berfungsi untuk mencegah makanan dan minuman masuk ke trakea (tenggorokan).

Sfingter yang satu ini bisa dibuka dan ditutup secara sadar pada waktu-waktu tertentu.

Misalnya ketika kamu menelan makanan, bersendawa setelah makan, hingga ketika kamu merasa perlu memuntahkan sesuatu.

Sedangkan LES yang ada di bagian ujung bawah kerongkongan berbatasan langsung dengan lambung bagian atas.

Baca Juga: Hati-Hati Asam Lambung Bisa Naik ke Tenggorokan, Gunakan Trik Ini untuk Mencegahnya

Sfingter ini berfungsi mencegah isi lambung naik lagi ke kerongkonganmu dan menimbulkan gejala asam lambung.

Fungsi Kerongkongan dalam Proses Pencernaan Tubuh

1. Menghubungkan Mulut dan Lambung

Fungsi kerongkongan adalah menghubungkan mulut dan lambung.

Pada leher manusia ada dua jenis saluran meliputi kerongkongan dan tenggorokan dengan fungsi yang berbeda.

Kerongkongan atau esofagus berfungsi sebagai penghubung antara mulut juga lambung.

Sedangkan tenggorokan berfungsi sebagai saluran pernapasan yang menghubungkan mulut dan paru-paru.

Inilah kenapa jika makanan masuk ke saluran yang salah bisa menyebabkan seseorang tersedak dan kesulitan bernapas karena jalan bernapasnya tersumbat.

2. Mendorong Makanan Masuk ke dalam Lambung

Kerongkongan bisa menghasilkan gerakan peristaltik yang tercipta ketika kamu makan atau minum.

Gerakan peristaltik ini berfungsi untuk mendorong makanan atau minuman supaya bisa sampai ke lambung untuk diproses lebih lanjut di organ itu.

Baca Juga: Mengenal 7 Jenis Organ Pencernaan Manusia dan Fungsinya, IPA Kelas 5 SD Tema 5

3. Mencegah Asam Lambung Naik ke Kerongkongan

Kerongkongan berfungsi untuk mencegah asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Fungsi ini berkat adanya otot LES yang akan menutup otomatis ketika makanan sudah masuk dalam lambungmu.

Kondisi ini dilakukan supaya isi lambung enggak bisa naik lagi ke kerongkongan dan menyebabkan rasa enggak nyaman padamu.

Itulah tadi tiga fungsi kerongkongan dalam proses pencernaan tubuhmu. 

Kesehatan kerongkongan perlu dijaga supaya enggak memicu situasi yang kurang nyaman bagi kesehatanmu. 

Salah satu kebiasaan yang baik dilakukan untuk menjaga kesehatan kerongkongan adalah kurangi kebiasaan langsung berbaring setelah makan, ya, Kids. 

 ----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.