Find Us On Social Media :

Jawab Pertanyaan Teks Bacaan 'Ditukar dengan Apa?', Bahasa Indonesia Hal 104 Kelas 4 SD

Ilustrasi teks bacaan

2. Mengapa pembayaran dengan batu tidak jadi mereka lakukan?

Jawab: Pembayaran dengan batu dianggap enggak efektif karena enggak ada kesamaan bentuk dan warna.

Selain itu, bagi beberapa hewan seperti tikus, batu-batu itu cukup merepotkan untuk digunakan dan dibawa kesana kemari.

3. Mengapa Sa Angsa tidak membuat uang kayu yang bertuliskan angka 3 atau 4?

Jawab: Karena uang angka 3 dan 4 bisa didapatkan jika menambahkan atau mengurangi uang yang berangka 1,2, dan 5.

Misalnya uang berangka 1 ditambah uang berangka 2 menjadi uang berangka 3, sedangkan uang berangka 2 berjumlah 2 keping bisa menjadi berjumlah 4.

Selain itu, ketika membeli beberapa barang atau sayur-sayuran, uang berangka besar seperti 5 bisa dipergunakan dengan lebih efisien.

4. Pernahkah kalian melakukan barter atau melihat orang melakukan barter?

Jawab: Belum pernah, hanya melihatnya contohnya di buku pelajaran ilmu pengetahuan sosial tentang sistem pembayaran kuno sebelum mengenal uang.

5. Apakah menggunakan uang kayu telah menyelesaikan persoalan di Hutan Kelayau?

Baca Juga: Hal-Hal yang Harus Diperhatikan saat Membaca Teks Secara Vokal, Kelas VII SMP

Jawab: Awalnya belum, karena uang dari kayu awalnya dibuat dengan membubuhkan gambar barang yang bisa dibayarkan dengan uang itu.

Sehingga kadang uang yang dimilikki jadi enggak bisa dipergunakan untuk membeli barang atau kebutuhan yang diperlukan.

Namun, setelah uang dari kayu dibuat dengan berangka dan berlaku untuk alat tukar semua barang, permasalahan itu bisa teratasi.

Pertanyaan:
Apakah yang dimaksud dengan sistem barter?
Petunjuk, cek lagi page 1.

-----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.