Beasiswa prestasi diberikan pada siswa atau mahasiswa yang punya prestasi akademik dan non akademik di atas rata-rata yang diberikan oleh pihan lembaga donor.
Umumnya, beasiswa S1 luar negeri menggunakan tolak ukur prestasi untuk proses seleksi masuknya.
Untuk itu, kamu perlu mempertahankan dan memperbaiki nilai rapormu yang minimal menjadi syarat untuk beasiswa prestasi.
Karena biasanya, hampir setiap beasiswa S1 dan S2 menerapkan nilai minimal TOEFL/TOEIC/IELTS.
Untuk itu, persiapkan dirimu untuk mengikut beberapa tes di atas, ya!
3. Seleksi dan tentukan beasiswa terbaik
Untuk memilih beasiswa di luar negeri, kamu harus sejalan dengan impianmu yang ingin digapai.
Jika kamu memiliki impian kuliah di Sastra, maka jangan memilih kuliah Hukum walau persyaratan beasiswanya lebih mudah.
Setelah memperoleh banyak informasi beasiswa S1 di luar negeri, kamu juga perlu menyusun dan menyeleksi beasiswa yang diminati.
Mulai dari tujuan negara, universitas, program studi, bahasa, jenis beasiswa dan batas waktu pendaftarannya.