Find Us On Social Media :

Sering Dianggap Datar, Kondisi Mental Ini Sebabkan Seseorang Punya Empati Rendah #AkuBacaAkuTahu

Orang-orang yang mengalami kondisi emotionally unavailable biasanya enggak ingin terhubung secara emosional dengan orang lain.

GridKids.id - Kids, pernahkah kamu bertemu dengan seorang teman yang terlihat datar dan enggak menunjukkan emosi atau ekspresi dalam situasi apapun?

Mereka mungkin sering dianggap kurang simpati dan empati terhadap orang lain, padahal mungkin mereka memiliki kesulitan untuk bisa terlibat dengan orang lain secara emosional.

Dilansir dari klikdokter.com, kondisi emotionally unavailable merujuk pada seseorang yang enggak nyaman untuk merasakan emosinya sendiri, berbagi emosi dengan orang lain, atau hadir dan merespon emosi orang lain.

Hal ini disebabkan karena adanya attachment wounds atau luka yang disebabkan karena pernah ditinggalkan, diabaikan, atau dihina oleh orang lain.

Pengalaman itu meninggalkan luka dan trauma emosional pada seseorang yang dibawa selama pertumbuhannya hingga fase dewasa.

Salah satu faktor utama yang memicu kondisi ini adalah kasih sayang yang didapatkan seseorang semasa kecil.

Ketika seorang anak enggak mendapatkan kasih sayang dan dukungan emosional dari orang tuanya atau dididik dengan cara yang terlalu menekannya.

Hal ini akan membuat seorang anak cenderung menghindar untuk dekat dengan orang lain.

Hal ini akan mendorong mereka lebih mandiri secara emosional ataupun fisik dan merupakan hambatan bagi mereka nantinya untuk dekat dan mengandalkan orang lain.

Baca Juga: Waspadai Gangguan Kesehatan atau Emosional yang Menyebabkan Seseorang Banyak Menangis

Selain itu, kondisi depresi yang dialami seseorang juga jadi alasan mereka sulit menyampaikan perasaannya untuk beberapa waktu. ;

Berikut adalah beberapa tanda-tanda seseorang memiliki kondisi emotionally unavailable, yaitu:

1. Enggak ingin dekat dengan siapa pun

Orang yang mengalami kondisi emotionally unavailable memiliki cenderung takut untuk membagi pikiran dan perasaannya pada orang lain.

Perasaan enggak nyaman dan mudah terluka secara emosional ini membuat mereka menjauhi hal-hal yang berkaitan dengan sisi emosional.

Orang-orang ini hampir enggak memiliki kedekatan emosional dengan orang lain. Kondisi ini mendorong mereka jadi pribadi yang mandiri.

Ketika ada orang yang ingin mendekatinya, biasanya akan ada batasan yang sudah mereka bangun.

2. Lebih defensif

Orang yang memiliki kondisi ini cenderung akan menyalahkan orang lain atas masalah yang mereka hadapi.

Baca Juga: Seberapa Berpengaruh Kesehatan Mental terhadap Pembentukan Karakter Anak di Masa Depan?

Mereka akan merasa kesulitan untuk bisa percaya dengan orang lain dan sulit terbuka atas perasaannya sendiri.

3. Menarik diri

Ada kecenderungan untuk menghindar ketika dibutuhkan atau diandalkan, ketika benar-benar enggak bisa menghindar, biasanya dia akan mencoba untuk meminimalkan respons emosional yang ditunjukkan pada orang lain.

Karena memiliki kesulitan untuk mengekspresikan perasaan, mereka sering merubah topik dan enggak mau terlibat dalam pembicaraan itu.

Biasanya mereka akan membuat candaan dan mengabaikan upaya seseorang yang ingin mencurahkan perasaannya.

4. Enggak punya empati

Orang yang memiliki emotionally unavailable enggak bisa menunjukkan rasa empati karena sudah membatasi keterlibatan emosional dan terkesan enggak mau tahu dengan kondiri yang dialami orang lain.

Sebenarnya orang-orang ini bukannya enggak peduli dan enggak peka dengan keadaan orang lain, tapi cenderung merasa nyaman untuk menggali perasaannya sendiri.

Nah, Kids, itulah penjelasan tentang kondisi emotionally unavailable dan tanda-tanda jika seseorang mengalaminya.

Kondisi ini bisa diatasi dengan berkonsultasi ke psikoterapi atau mengikuti sesi konseling. Biasanya pemulihan dari kondisi ini butuh waktu hingga bertahun-tahun.

Baca Juga: Benarkah Kebiasaan Menumpuk Barang Tak Terpakai Jadi Indikasi Gangguan Mental? #AkuBacaAkuTahu

 

 ----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.