Find Us On Social Media :

Bahaya Berkerumun Tanpa Jaga Jarak saat Pandemi COVID-19 dan Cara Lindungi Diri, Pakai Masker Saja Tak Cukup

Bahaya Berkerumun saat Pandemi COVID-19

GridKids.id - Pandemi virus corona masih berlangsung di berbagai negara, Kids.

Bahkan, ada beberapa negara yang memasuki gelombang kedua dan ketiga pandemi COVID-19. Salah satunya India.

Ada beberapa hal yang jadi penyebab naiknya jumlah kasus COVID-19 di India, salah satunya pertemuan massal atau kerumunan yang terjadi saat perayaan keagamaan.

Baca Juga: Pakai Masker Belum Tentu Kebal COVID-19, Begini Anjuran Terbaru dari CDC untuk Mengatasinya

Enggak cuma di India, di Indonesia pun kerumunan juga terjadi. Terutama di pusat perbelanjaan saat menjelang lebaran.

Padahal, berkerumun saat pandemi bisa jadi salah satu penyebab utama naiknya kasus virus corona.

Lalu, bagaimana cara melindungi diri dari virus corona saat terpaksa berada di kerumunan?

Berkerumun Tingkatkan Potensi Tertular COVID-19

Saat berada di kerumunan, enggak semua orang mematuhi protokol kesehatan.

Padahal, meski sudah memakai masker pun, kita tetap berisiko menularkan dan tertular COVID-19, lo.

Belum lagi kalau berada di tengah kerumunan tanpa menjaga jarak dan enggak menggunakan masker dengan benar.

Baca Juga: Sudah Masuk ke Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan untuk Hadapi Varian Baru COVID-19 dari India?

Yap! Berdesak-desakan dengan jarak kurang dari 1 meter bisa meningkatkan potensi penularan COVID-19, termasuk saat menggunakan masker.

Rata-rata masker bisa mencegah penularan virus corona sekitar 60 sampai 70 persen.

Hal itu membuat penggunaan masker enggak bisa jadi satu-satunya cara pencegahan.

Sedangkan faktanya, penularan penyakit yang menyerang saluran pernapasan ditemukan paling berisiko di dalam sebuah kerumunan. 

Upaya Pencegahan

Sebenarnya, langkah yang benar untuk mengurangi penyebaran COVID-19 adalah tetap berada di rumah dan menghindari kerumunan,

Sayangnya, beberapa orang enggak bisa menghindari berada di kerumunan, contohnya saja pekerja yang harus menggunakan transportasi umum.

Oleh karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan CDC mewajibkan penggunaan masker kain 3 lapis atau medis saat berada di area publik. 

Baca Juga: Sudah Lolos Uji Coba, Negara Ini Berhasil Produksi Vaksin COVID-19 Pertama Khusus untuk Hewan

Menggunakan masker berlapis bisa mengurangi penularan virus corona antara 75-95 persen.

Kita juga disarankan untuk enggak menyentuh wajah sembarangan sebelum mencuci tangan dengan sabun.

Selain itu, hindari juga menyentuh terlalu banyak permukaan. Hal ini karena COVID-19 juga bisa menular melalui menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Terakhir, selalu cuci tangan saat tiba di rumah. Lebih baik lagi kalau langsung mandi dan mencuci pakain setelah keluar rumah.

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dan pengetahuan seru, langsung saja berlangganan majalah Bobo dan Mombi SD. Tinggal klik di https://www.gridstore.id