Find Us On Social Media :

Bentuknya Kecil dan Cantik, Siapa Sangka Ular Ini Berbahaya tapi Memiliki Khasiat Obat

Ular Cabai Merah

GridKids.id – Kids, apakah kamu pernah mendengar tentang ular cabai merah?

Mungkin banyak yang masih asing dengan ular ini, namun, sebaiknya kamu harus mengetahui jenis ular ini.

Karena selain berbahaya karena berbisa mematikan, ular ini juga banyak tersebar di wilayah daratan Indonesia, lo.

Baca Juga: 5 Fakta Ular Derik, Dijuluki Ranjau Darat dengan Racun Bisa Paling Berbahaya di Dunia

Ular cabai ini dapat membunuh sesama ular berbisa yang bahkan ukurannya melebihi ukuran dari tubuhnya.

Ular ini cenderung berukuran kecil dan memiliki warna kulit yang terbilang cantik. Sebagain besar orang menganggap bahwa ular ini enggak memiliki racun bisa.

Namun, dugaan tersebut rupanya salah, Kids. Ular dengan nama latin Calliophis intestinalis tersebut mempunyai racun bisa yang berbahaya.

Ular ini banyak tersebar di wilayah Asia Tenggara. 

Jadi, Indonesia termasuk dalam teritori dari ular berbisa ini. Jika kamu bertemu dengan ular ini, sebaiknya harus langsung menjauh, ya, Kids.

Dalam bahasa Melayu, ular ini dikenal dengan sebutan ular tali kasut. Artinya ular tali sepatu, karena bentuknya yang menyerupai tali sepatu.

Ciri-Ciri Ular Cabai

Berwarna hitam atau coklat dengan garis merah atau oranye cerah di punggungnya yang putus di bagian ekor.

Kepala berwarna merah dan hitam, serta terdapat garis lateral putih hingga biru muda dengan sisik perut hitam dan putih.

Baca Juga: Berani Datang ke Sini? Inilah Sederet Desa Unik di India, Salah Satunya Desa Penuh Ular

Nah, berikut lima fakta tentang ular cabai yang harus diperhatikan dan diwaspadai.

1. Memiliki Kadar Rancun Bisa yang Tinggi

Racun bisa yang terkandung di dalam kelenjar ular ini ialah calliotoxin. Kandungan racun pada ular ini dapat memicu kejang luar biasa dan paralisis.

2. Tubuhnya Kecil dan Ramping

Meskipun berbisa mematikan, ular ini berukuran sangat kecil, lo.

Bayangkan saja, untuk kategori ular yang sangat berbisa, ular cabai hanya memiliki ukuran sepanjang 58 cm hingga 71 cm, namun, dapat membahayakan nyawa manusia.

3. Hewan Nokturnal

Hewan nokturnal adalah hewan yang tidur pada siang hari, dan aktif pada malam hari.

Ular ini aktif pada malam hari, dan biasa dapat ditemukan di perkebunan, semak-semak yang hidup diatas tanah dan dibawah tanah.

Baca Juga: Pulau Kecil di Nusa Tenggara Barat, Dihuni Oleh Ular Berbisa Mematikan, Ini Kisah Legendanya

4. Obat Penghilang Rasa Sakit

Hal ini mungkin terdengar enggak masuk akal jika racun pada ular ini dapat digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit.

Namun, hal ini memang benar adanya. Calliotoxin dapat menjadi bahan baku untuk dijadikan obat penghilang rasa sakit yang tentunya perlu dicampur dengan bahan lainnya, Kids.

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dan pengetahuan seru, langsung saja berlangganan majalah Bobo dan Mombi SD. Tinggal klik dihttps://www.gridstore.id