Find Us On Social Media :

Habitat Komodo Disebut Bakal Hilang di Tahun 2050, Ini Penyebabnya

Komodo

GridKids.id - Komodo adalah jenis hewan kadal raksasa yang ada di Indonesia.

Komodo memiliki panjang 3,13 meter dan berat 166 kilogram, Kids.

Jika kamu ingin melihat komodo di habitatnya secara langsung, maka harus pergi ke Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sebab, di sanalah habitat komodo satu-satunya di dunia dan enggak ada di belahan dunia lain.

Komodo merupakan spesies reptil yang masuk kategori purba karena masih hidup sejak zaman purba.

Sayangnya, saat ini habitat komodo dalam kondisi yang terancam.

Dilansir dari Nationalgeographic.co.id, menurut jurnal Ecology and Evolution komodo akan punah pada tahun 2050 karena perubahan iklim.

Penyebab kepunahan tersebut karena adanya pemanasan global yang membuat tinggi muka air laut terus naik dan dapat menutup habitat komodo.

Baca Juga: Akibat Perburuan Liar, 5 Hewan Asal Indonesia Ini Juga Terancam Punah, Salah Satunya Komodo!

Baca Juga: Mengejutkan Peneliti, Fosil Dinosaurus Terbesar di Dunia Ditemukan di Argentina, Segini Besarnya

Dalam penelitian tersebut telah dilakukan pengamatan pada enam tempat yang masuk kawasan Taman Nasional Komodo.

Dari enam tempat tersebut, peneliti memantau ikli, dan proyeksi perubahan permukaan laut karena habitat komodo berdekatan dengan laut.

Selain itu, melalu pengamatan itu peneliti membuat skema mulai dari yang baik hingga yang enggak ramah bagi lingkungan dan habitat komodo.

Dalam skenario tersebut, peneliti memprediksi akan terjadi pengurangan luas habitat Komodo sebesar 87 persen pada 2050 akibat perubahan iklim. Itu merupakan skema terburuk.

Namun, untuk skema yang ramah lingkungan, peneliti menggunakan skema perubahan iklim akibat CO2 dan emisi gas rumah kaca yang rendah.

Dalam skema ini kehilangan habitat komodo diperkirakan mencapai 15 persen pada tahun 2050, lo Kids.

Baca Juga: Selain Hewan yang Kuat, Gajah Juga Termasuk Hewan yang Pintar Karena Hal Ini

Baca Juga: 5 Fakta Ular Derik, Dijuluki Ranjau Darat dengan Racun Bisa Paling Berbahaya di Dunia

Namun, untuk skema menengah populasi Komodo yang diperkirakan bertahan hingga tahun 2050 ada di Pulau Komodo dan Rinca.

Lalu untuk skema menengah ke bawah menunjukkan bahwa semua pulau di Taman Nasional Komodo masih menjadi habitat kehidupan komodo pada tahun 2050, meski kondisi populasi berkurang. Oleh karena itu para peneliti menyarankan untuk enggak melakukan perusakan atau perubahan pada habitat komodo karena komodo sangat sensitif.

Selain itu kita juga harus menjaga lingkungan agar enggak terjadi perubahan iklim yang ekstrem akibat kerusakan lingkungan.

Baca Juga: Berbeda Spesies, Persahabatan Unik Antara Kucing dan Berang-Berang Ini Curi Perhatian Netizen di Seluruh Dunia

Baca Juga: Contoh Metamorfosis Sempurna Hewan Kupu-Kupu, 4 Kali Fase Perubahan

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dan pengetahuan seru, langsung saja berlangganan majalah Bobo dan Mombi SD. Tinggal klik dihttps://www.gridstore.id