Find Us On Social Media :

Ciri Hewan Ovipar dan Penjelasannya, Salah Satunya Tidak Menyusui

Ciri Hewan Ovipar, Penjelasan, dan Contoh

GridKids.id - Cara hewan berkembang biak dibagi dengan 3 cara, Kids, yaitu ovipar, vivipar, dan ovovivipar.

Apa kamu sudah tahu perbedaan dari ketiganya?

Nah, kali ini GridKids akan membahas tentang hewan yang berkembang biak dengan cara ovipar atau bertelur.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ovipar berarti reproduksi yang mengakibatkan telur yang dikeluarkan berkembang dan menetas di luar badan induknya.

Secara sederhana ovipar adalah cara berkembang biak dengan bertelur.

Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara ovipar atau bertelur adalah ayam, bebek, burung, cicak, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Contoh Hewan Ovipar dan Cara Berkembang Biaknya yang Ada di Sekitar Kita

Ciri-Ciri Hewan Ovipar

Hewan ovipar adalah hewan yang berkembang biak dengan bertelur. Hewan-hewan ini punya ciri-ciri sebagai berikut:

1. Tidak mempunyai daun telinga.

2. Tidak mempunyai kelenjar susu.

3. Tidak menyusui anaknya.

4. Induk mengerami telur hingga menetas.

5. Telur berada di luar tubuh induknya.

Baca Juga: Sederet Cara Hewan Berkembang Biak dengan Ovipar, Vivipar, dan Ovovivipar

Ciri-Ciri Hewan Ovipar

Nah, setelah mengenal sedikit tentang ovipar, vivipar, dan ovovivipar, yuk, kita lihat contoh hewan ovipar berikut ini:

Angsa

Sama seperti ayam, angsa juga berkembang biak sama seperti yang terjadi pada telur ayam.

Telur angsa ini punya ukuran yang lebih besar dari hewan unggas lainnya, bahkan waktu menetasnya juga hampir sama sekitar 20 hari.

Ayam

Ayam adalah hewan ovipar yang berkembang biak dengan bertelur.

Setelah ayam betina bertelur, nantinya telur akan melalui proses pengeraman yang tejadi sekitar 20-21 hari.

Hal ini dilakukan untuk menjaga suhu pada telur, agar telur tetap hangat.

Karena perkembangan zaman, banyak juga yang menggunakan inkubator sebagai penggati proses pengeraman kepada telur.

Hal ini dilakukan karena dengan menggunakan inkubator bisa mempercepat proses pengeraman dan perkembangbiakan dengan skala besar.

Baca Juga: Sering Kali Dibuang dan Dianggap Enggak Sehat, Ternyata Kulit Ayam Mempunyai Manfaat Bagi Kesehatan

 

Ikan

Berbeda dari hewan unggas yang pembuahan di dalam tubuh induk betina, ikan justru bisa terjadi di perairan.

Sel telur dari induk jantan dan betina akan disemprotkan di perairan, lalu nantinya kedua sel telur akan bertemu dan menciptakan sel telur baru yang berkembang biak menjadi ikan.

Serangga

Serangga yang dimaksud seperti belalang, kupu-kupu, laron, dan beberapa serangga lainnya yang biasa ditemukan di dedaunan.

Misalnya, ulat yang biasa ditemukan di daun pisang sebenarnya berasal dari kupu-kupu yang akan menetas.

Setelah ini, telur-telur ini akan berubah menjadi serangga dewasa melewati proses memorfosis.

Baca Juga: Perbedaan Kandungan Telur Ayam dan Telur Bebek yang Masih Jarang Diketahui

Katak

Sama seperti ikan, proses berkembang biak katak juga akan dilakukan semuanya di luar tubuh baik induk betina maupun jantan.

Namun, bedanya adalah proses telur katak ini enggak akan menetas tapi akan langsung berubah dan berkembang biak menjadi katak.

Nah Kids, itu dia beberapa contoh hewan ovipar yang ada di sekitar kita.

Baca Juga: Ternyata Kepribadian Kucing Itu Berbeda-beda, Kenali Tipe Kepribadian Kucing yang Kamu Miliki

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dunia satwa dan komik yang kocak, langsung saja berlangganan majalah Bobo, Mombi SD, NG Kids  dan Album Donal Bebek. Tinggal klik di https://www.gridstore.id.