Find Us On Social Media :

2 Hal Ini Sebaiknya Bikin Kamu Menghentikan Kebiasaan Memakai Kembali Botol Air Minum Sekali Pakai

Minum dengan botol plastik sekali pakai bekas.

GridKids.id - Hampir setiap orang pasti pernah membeli air minum dalam kemasan (AMDK) yang ada di warung atau swalayan.

Minuman kemasan memang digemari karena mudah ditemukan dan praktis.

Sayangnya, seringkali botol bekas kemasan tersebut menimbulkan banyak sampah plastik yang merusak lingkungan.

Lalu, apakah sebaiknya botol tersebut digunakan kembali saja supaya sampah plastik bisa berkurang?

Baca Juga: Jangan Dilakukan Lagi, Menyimpan Makanan dengan Plastik Bisa Menimbun Penyakit, Beralihlah dengan Cara Ini

Beberapa orang memang ada yang memiliki kebiasaan menggunakan kembali botol bekas AMDK tersebut, Kids.

Namun, dilansir dari Kompas.com yang mengutip VeryWellFit, setidaknya ada dua kekhawatiran perihal kebiasaan tersebut.

Apa saja, ya? Kita simak saja, yuk!

Bahan Kimia Berbahaya

Botol plastik sekali pakai umumnya terbuat dari polyethylene terephthalate (PET), Kids.

Terdapat bahan kimia bernama bisphenol A (BPA) yang digunakan supaya produk plastik bisa lebih keras.

Namun, ada kekhawatiran senyawa tersebut bisa mencemari produk yang kita konsumsi karena bisa mengganggu perkembangan saraf dan organ reproduksi.

Akan tetapi, saat ini banyak botol yang sudah dibuat sedemikian rupa agar bebas dari BPA.

Baca Juga: Benarkah Memanaskan Makanan dalam Wadah Plastik dengan Microwave Bisa Sebabkan Kanker?

Selain BPA, zat antimon yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan plastik juga dikhawatirkan mengganggu kesehatan.

Pasalnya, zat tersebut merupakan logam yang berpotensi karsinogenik.

Ada banyak studi yang meneliti tentang apakah antimon mencemari air dan makanan yang disimpan dalam botol atau wadah berbahan PET.

Hasilnya memang hanya menemukan sedikit cemaran pada air dalam botol PET yang disimpan dalam suhu ruang selama tiga tahun.

Jumlahnya pun hanya 1 persen dari batas yang diperbolehkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Sejauh ini, memang belum ada bukti pasti yang menunjukkan bahwa menggunakan kembali botol air berbahan PET dapat meningkatkan risiko cemaran bahan kimia berbahaya, Kids.

Baca Juga: Gawat, Makanan dan Minuman Ini Ternyata Mengandung Plastik, Padahal Sering Dikonsumsi!

Bakteri dan Jamur

Kalau begitu, mengapa banyak peringatan supaya kita enggak menggunakan kembali botol plastik sekali pakai?

Hal itu dikarenakan dua hal, yakni bakteri dan jamur.

Bakteri dan jamur rupanya bisa tumbuh pada botol yang lembap atau berisi air setelah dibuka, Kids.

Terlebih lagi kalau air yang ada di dalam botol mengandung gula yang manis.

Dari mana sebenarnya datangnya bakteri dan jamur itu, ya?

Wah, mereka ternyata datang dari tangan serta mulut kita yang menempel berkali-kali pada bibir botol, lo.

Setelah dipakai berulang kali, botol plastik sekali pakai bisa muncul retakan-retakan kecil.

Baca Juga: Di Thailand Kantong Plastik Sudah Tidak Digunakan, Kocaknya Warga Thailand Gantikan Plastik dengan Ini

Nah, kalau bakteri dan jamur tersebut tumbuh pada retakan tersebut, maka akan sangat sulit buat dibersihkan.

Botol yang kotor bisa memengaruhi kesehatan kita kalau terus-menerus kita gunakan.

Maka dari itu, memakai botol bekas air minum dalam kemasan sekali pakai berulang kali sangat enggak disarankan, Kids.

Tonton video ini, yuk!