Find Us On Social Media :

Apa Dampak Revolusi Bumi? Materi IPAS Kelas 6 SD

Revolusi bumi merupakan peredaran bumi mengelilingi matahari.

GridKids.id - Kids, apakah kamu tahu revolusi bumi?

Revolusi bumi adalah perputaran dan pergerakan bumi mengelilingi matahari.

Tak hanya bumi saja, Kids, namun planet-planet di dalam tata surya juga turut mengelilingi matahari, tapi waktunya saja yang berbeda. 

Di dalam tata surya setiap planet berinteraksi dengan satelit atau benda lainnya.

Bila planet berevolusi mengelilingi matahari, maka satelit juga ikut berevolusi mengelilingi planet masing-masing.

Peredaran bumi yang mengelilingi matahari ini terjadi selama 365,256 hari. Bumi berevolusi dengan kemiringan 23,5 derajat terhadap bidang ekliptika.

Nah, selama revolusi ini, bumi mengalami perubahan musim karena sudut kemiringan sumbu rotasinya terhadap bidang orbitnya.

Perubahan musim ini disebabkan oleh perbedaan intensitas sinar matahari yang diterima di berbagai belahan bumi yang menyebabkan musim semi, panas, gugur, dan musim dingin.

Revolusi bumi juga memengaruhi durasi siang dan malam serta pola pergerakan bintang-bintang di langit.

Selain kedua perubahan tersebut, adapun dampak revolusi buminya, seperti: 
 
1. Gerak semu tahunan matahari 
 
Gerak semu tahunan matahari merupakan pergerakan semu matahari yang seolah-olah berubah-ubah dari utara ke selatan setiap bulannya.
 
Hal ini juga yang membuat bagian bumi mendapat sinar matahari lebih banyak pada siang hari dan musiam panas.
 
Begitu juga sebaliknya jika bagian bumi tidak terkena sinar matahari akan mengalami malam dan musim dingin. Maka, ini akan berulang-ulang terjadi setiap tahun.
2. Terbentuknya rasi bintang
 
Terjadinya proses revolusi menyebabkan rotasi bumi berubah-ubah. 
 
Dengan berpindahnya posisi bumi, setiap bagian bumi akan melihat langit malam dengan posisi yang berbeda juga. 
 
Hal ini pun terbentuknya rasi bintang. Rasi bintang adalah sekelompok bintak yang membentuk pola tertentu.
 
Rasi bintang yang kita lihat itu jaraknya tak berdekatan satu sama lainnya. Letak antara satu dengan bintang dengan yang lain berjauhan.
 
Rasi bintang akan terlihat beda pada setiap bagian bumi. Bumi bagian utara hanya dapat melihat rasi bintang yang ada di utrara, sedangkan bumi bagian selatan hanya dapat melihat rasi bintang yang ada di selatan, begitu juga bagian bumi yang lain.
 
3. Acuan kalender masehi
 
Adanya kalender masehi karena adanya revolusi bumi. Berdasarkan pembagian bujur, batas dari penanggalan internasional ada pada 180 derajat.
 
 
Jika di belahan timur bujur 180 derajat berada pada tanggal 6 maka di belahan barat bujur 180 derajat masih tanggal 5, kejadian ini seolah-olah melompat sehari. Hitungan kalender masehi ini satu tahun ada 365,25 hari, waktu inilah yang menjadi dasar penggunaan kalender.
 
O iya Kids, kalender masehi ini awal mulanya digunakan oleh Julius Caesar atau dikenal dengan kalender Julian.
 
4. Gerhana Matahari 
 
Revolusi bumi menghasilkan gerhana matahari. Gerakan rotasi bumi akan berputar satu kali sepenuhnya pada porosnya dalam waktu 24 jam.
Di samping gerakan harian, Bumi juga bergerak dalam gerakan tahunan yang menghasilkan perubahan sudut dan perubahan posisi relatif Matahari.Gerakan ini lama kelamaan akan bergeser hingga akhirnya ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari. Sehingga, pada waktu tertentu terjadilah gerhana Matahari.
 
Nah, itulah penjelasan mengenai dampak revolusi bumi, ya, Kids.
 

-----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.