Find Us On Social Media :

Sejarah Donburi, Rice Bowl Populer yang Banyak Digemari dari Jepang

Rice Bowl.

GridKids.id - Kids, bagi kamu penikmat sajian khas negeri sakura Jepang, pasti sudah enggak asing lagi dengan rice bowl?

Di negara asalnya rice bowl dikenal dengan sebutan donburi.

Sajian ini biasanya berupa nasi yang ditempatkan dalam mangkuk kecil dan dilengkapi dengan berbagai topping kesukaan masing-masing penikmatnya.

Topping yang ditempatkan di atas nasi adalah berbagai lauk seperti daging, ikan, seafood, sayuran, dan lain sebagainya.

Biasanya kuah donburi dibuat dengan menggunakan dashi (rumput laut kering) yang dicampurkan dengan kecap asin juga mirin tergantung dengan jenis sajian yang dijual pada kedai atau restoran tertentu.

Beberapa jenis donburi yang populer dan banyak digemari, di antaranya unadon (rice bowl dengan belut), tendon (rice bowl dengan tempura), gyudon (rice bowl dengan daging sapi), oyakodon (rice bowl dengan ayam dan telur), katsudon (rice bowl dengan irisan daging babi yang digoreng dalam lapisan tepung roti), juga kaisendon (rice bowl dengan makanan laut).

Selain itu, dikenal juga varian gabungan menu dari luar Jepang seperti sutekidon (steak), rosutobifudon (roast beef/ daging sapi panggang), dan mabodon (tahu mapo).

Sejarah Donburi Jepang

Budaya makan nasi dalam satu mangkuk disebut sudah dikenal sejak Zaman Edo (1603-1868).

Baca Juga: Mengenal Katsuobushi, Pelengkap Sajian Kuliner Jepang yang Terbuat dari Ikan Cakalang

Kala itu, masyarakat Jepang meyakini bahwa menghidangkan nasi dan lauk harus dipisah dan enggak diperkenankan dicampur menjadi satu atau menumpuk lauk di atas nasi.

Jika aturan makan itu dilanggar maka dianggap enggak menuruti kebiasaan dan menunjukkan tindakan yang kurang sopan.

Namun, ketika itu mulai muncul inovasi hidangan yang memungkinkan penyajian nasi dan lauk ditata dalam satu mangkuk.

Hidangan ini dipandang memiliki kelebihan dari segi kepraktisan, dan ragam variasi dan rasa yang memenuhi selera para penikmatnya.

Enggak heran sajian rice bowl atau donburi ini jadi begitu cepat populer dan memiliki banyak penggemar bahkan hingga saat ini.

Perkembangan Donburi Jepang

Budaya dan inovasi sajian ini makin pesat hingga banyak juga dinikmati oleh orang-orang di luar Jepang, salah satunya di Indonesia.

Sajian ini menawarkan kepraktisan yang memudahkan orang menyantap sajian lengkap dalam satu wadah dan sudah lengkap asupan nutrisinya.

Inilah yang membuat merek waralaba Jepang yang besar seperti Yoshinoya mulai membuka store atau restonya di Indonesia.

Baca Juga: Awalnya Berasal dari Portugis, Begini Sejarah Tempura Hingga Jadi Identitas Kuliner Jepang

 Bisnis rice bowl ini menyasar konsumennya yang sebagian besar anak muda lokal dan membuat beberapa sajiannya lebih mudah diterima oleh lidah lokal di Indonesia.

Di negara asalnya, rice bowl biasanya diberi topping lauk berupa beef sukiyaki atau potongan daging seafood segar.

Sajian rice bowl yang dijual di Indonesia dijual dengan berbagai pilihan lauk pauk ringan seperti hidangan daging, ayam, atau seafood yang dibuat seperti lauk pauk yang digoreng yang dinikmati bersama semangkuk nasi putih hangat.

Baca Juga: Kuliner Takoyaki, Sejarah Festival Food Jepang yang Digemari Berbagai Kalangan

 ----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.